Trans Java toll road project (Indonesia)



Site Map

Proyek tol Trans Jawa merupakan mega proyek yang dicanangkan oleh pemerintah dan sekarang telah berjalan mega proyek tersebut yang menghubungkan jawa bagian barat hingga jawa bagian timur. Pengerjaan proyek ini adalah proyek utama dari pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono baik periode pertama maupun periode kedua. Proyek tol Trans Jawa membentang sepanjang ± 650 kilometer dengan menelan investasi dalam pembebasan tanah kurang lebih sebesar Rp.5 triliun. Jika dihitung secara kasar biaya perkilometernya akan menelan biaya pembebasan tanah Rp. 8 milyar perkilometer.

Proyek tol Trans Jawa membentang sepanjang ± 650 kilometer merupakan salah satu percepatan infrastruktur jalan yang mutlak wajib dilaksanakan pemerintah dalam memikat investasi ke Indonesia, seperti diketahui bersama beberapa indeks tujuan investasi dunia menempatkan infrastruktur Indonesia diposisi yang memprihatinkan bisa dibilang buruk. Oleh sebab itu pemerintah melakukan terobosan salah satunya proyek tol Trans Jawa ini. Jika dibandingkan dengan Negara berkembang lainnya yang sedang giat – giat nya menarik investasi seperti India dan China yang pembangunan jalan tol nya luar biasa cepat dan itu yang menjadikan salah satu nilai plus investasi dinegara tersebut, jika dibandingan dengan Negara tetangga Malaysia pun Indonesia masih kalah, Malaysia telah memiliki ruas tol sepanjang  ± 1200an kilometer sedangkan Indonesia hanya  sepanjang ± 700an kilometer.

Banyaknya kawasan penduduk, pertanian, perkebunan, peternakan, kota, dll. Sudah pasti menimbulkan masalah pembebasan tanah yang merupakan hal yang sensitif bagi masyarakat yang terkena dampak penggusuran. Maka dari itu penggantian rugi haruslah adil dan sama – sama menguntungkan kedua belah pihak dengan mengutamakan azas kekeluargaan dan azas manfaat. Banyak sekali proyek jalan tol tersendat akibat tersendatnya pembebasan tanah, perlu suatu inovasi dalam hal pembebasan tanah dengan peraturan yang lebih spesifik karena jalan merupakan infrastruktur paling dasar dalam menggerakkan roda perekonomian maupun bangkitan pertumbuhan ekonomi serta diversifikasi lahan pekerjaan pun harus difikirkan oleh pemerintah daerah setempat karena makin menyusutnya lahan usaha seperti pertanian, peternakan dan perkebunan.

Pembebasan tanah merupakan kendala utama, disebabkan panjangnya proyek jalan ini sehingga membutuhkan waktu yang lebih. Selain pembebasan tanah, masalah lainnya yaitu pendanaan yang masih diperlukan oleh investor. Lambannya pembangunan tol terjadi hampir merata di seantero negeri. Dan umumnya juga disebabkan oleh masalah klasik : tingginya biaya pembebasan tanah dan minimnya permodalan investor. Keluhan yang sering disampaikan para investor untuk membangun jalan tol adalah harga lahan mahal, Apalagi jika proyek yang dipegangnya itu tersendat hingga tahunan, dapat dipastikan investasi yang sudah dicanangkan sejak awal akan membengkak karena harga lahan terus meningkat. Untuk menjamin kepastian agar investor dapat melanjutkan proyeknya, kementerian PU dan Kementerian Keuangan membuat suatu skema yaitu BLU ( Badan Layanan Umum ) disitu investor dapat mengajukan permohonan dana untuk pembebasan lahan proyek tolnya yang mangkrak. BLU ini sangat bermanfaat bagi investor  jalan tol yang hendak mempercepat pembebasan tanah. Adapun hambatan – hambatan yang menjadi klasik dalam pengadaan tanah yaitu :

  • Banyak para spekulan tanah
  • Harga tanah meningkat diluar logika
  • Banyak tanah berstatus masih girik
  • Penentuan dasar harga tanah yang tak sama antara pemerintah daerah setempat dengan konsultan
  • Penolakan dari masyarakat karena terdapat fasilitas umum maupun pribadi, misal : pesantren, sekolah, dll.

Proyek tol Trans Jawa ini diprediksikan akan mengalami traffic yang cukup ramai karena terhubung dengan kota – kota besar di Pulau Jawa, proyek ruas tol ini akan menghubungkan berbagai kawasan dengan menyalurkan barang – barang produksi, distribusi, serta mobilisasi dengan waktu lebih singkat serta keamanan terjaga terbebas dengan pungutan liar sehingga akan menekan beban produksi. Selain itu interkoneksi tol Jawa akan menjadikan tumbuhnya sentra – sentra kawasan ekonomi baru yang akan menghubungkan satu kawasan dengan lainnya akan member efek semakin efisien, efektif dan akan mendukung pula sektor pariwisata di Pulau Jawa karena jarak tempuh menjadi lebih singkat untuk berwisata serta dapat membangkitkan perekonomian sekitar dan membuka lapangan – lapangan pekerjaan baik formal maupun informal, perputaran ekonomi pun di sepanjang Trans Jawa tersebut pun mulai menyebar ke daerah lain bukan hanya Jakarta yang sentralistik

Pulau Jawa merupakan sentra ekonomi utama Indonesia dimana pertumbuhan penduduknya cukup tinggi dengan tingkat perekonomian yang baik serta mobilisasi penduduknya yang cukup tinggi pula karena terdapat banyak kota besar utama Indonesia yang berada di Pulau Jawa dimana jarak bukan lagi suatu halangan, efisiensi waktu, kedinamisan, serta keefektifan suatu kawasan utama sentra ekonomi utama untuk bersaing dengan  negara lain maka proyek tol Trans Jawa ini merupakan tepat untuk kedepannya, dengan begitu tingkat perekonomian penduduk Indonesia pada umumnya serta Pulau Jawa pada khusunya serta sekitarnya secara tidak langsung dapat merasakan peningkatan kesejahteraan dikarenakan infrastruktur. Karena infrastruktur merupakan modal utama dalam menggerakkan dan mempelancar serta daya tarik dari perekonomian suatu Negara. Terlebih lagi Pulau Jawa hampir memiliki seluruh sentra di berbagai sektor ekonomi seperti pertanian, perternakan, pendidikan, jasa, moneter, pemerintahan, industri, budaya, termasuk wisata baik alam, historis, sampai kuliner, dengan begitu dapat memperlancar arus distribusi baik itu intra Pulau Jawa maupun ekspor yang akan mereduksi biaya perjalanan maupun pungutan liar,  memperlancar pergerakan orang yang akan berpindah untuk berbisnis, berwisata dari satu tempat ketempat lainnya dan keperluan lainnya. Selain itu interkoneksi tol Jawa akan menjadikan tumbuhnya sentra – sentra kawasan ekonomi baru yang akan menghubungkan satu kawasan dengan lainnya akan memberi efek semakin efektif dan efisien di Pulau Jawa karena jarak tempuh menjadi lebih singkat serta membangkitkan perekonomian sekitar dan membuka lapangan – lapangan pekerjaan baik formal maupun informal, perputaran ekonomi pun di sepanjang Trans Jawa tersebut pun mulai menyebar ke daerah lain bukan hanya Jakarta yang sentralistik karena jalan merupakan infrastruktur dasar dalam membangkitkan ekonomi makro maupun mikro.

Oleh karena itu percepatan pembebasan tanah target sebelum tahun 2014 selesai merupakan hal wajib yang mendasar diprioritaskan agar saat  masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua selesai maka proyek utama infrastruktur tol Trans Jawa ini dapat dimulai konstruksi dan dioperasikan.

- @alisunandar -

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s