Falling Weight Deflectometer (FWD)


Okeh, saya akan membahas tentang salah satu alat untuk mengukur kualitas jalan (dari lendutan), semoga pemelihara jalan di Jakarta ( Dinas PU Jakarta) dapat segera membereskan jalan utama Jakarta yang sering merenggut nyawa pemakai jalannya. Semoga ini bermanfaatūüôā

Lendutan adalah besarnya gerak turun vertikal suatu permukaan perkerasan akibat beban.  Metode pengukuran lendutan dibagi menjadi dua yaitu destruktif dan non destruktif. Pada non destruktif terdapat dua metode yaitu Surface loading test dan seismic techniques. Surface loading test dibagi menjadi pembebanan statis dan pembebanan dinamis.

Falling Weight Deflectometer (FWD) adalah  alat yang menggunakan pembebanan dinamis  pada suatu perkerasan dan subgrade.

Prinsip kerja FWD adalah memberikan beban impuls terhadap struktur perkerasan, melalui pelat berbentuk sirkular (bundar), yang efeknya sama dengan kendaraan. Pelat sirkular diletakkan pada permukaan perkerasan yang akan diukur, kemudian beban dijatuhkan padanya sehingga menimbulkan gaya yang bervariasi. Berat beban sebelum jatuh relative lebih kecil dibanding berat sebenarnya, biasanya sekitar 3-14 % dari berat maksimum. Pulsa beban yang diberikan akibat beban jatuh ke dalam seperangkat pegas kira-kira setengah gelombang sinus. Efek beban yang timbul akan ditangkap oleh tujuh buah  deflector yang diletakkan dengan jarak jarak-jarak tertentu tertentu pada batang pengukur, sehingga secara keseluruhan lendutan itu akan membentuk suatu cekung lendutan (deflection bowl).

Parameter metode pengukuran FWD sebagai berikut :

— Diameter Pelat

300mm dan 450mm

—  Berat Beban Pelat

beban setengah as dua ban adalah 41 kN, dan  tekanan ban sebesar 580 kPa

—  Tinggi Jatuh Beban

81 mm, 135 mm, 196 mm, dan 361 mm

—  Jarak Antar Deflektor

Untuk tebal total perkerasan = 300-700 mm (normal), digunakan jarak deflector: 0; 300; 600; 750; 900; 1200; 1500 (mm)

Part Of FWD :

Falling Mass  (Sebuah massa yang dijatuhkan dari ketinggian untuk menghasilkan beban)

Buffers           (Karet bantalan digunakan untuk modifikasi bentuk dari pulsa)

Strike Plate    (Piring yang mentransmisikan gaya antara buffer&load cell)

Load Cell        (Sebuah transduser dipasang antara plat dan pelat beban yg mengukur beban yang diterapkan ke                 perkerasan)

Load Plate      (Sebuah piring di mana beban diterapkan ke perkerasan)

Deflectors       (Sensor-sensor yang mengukur respons deformasi dari perkerasan kebeban yang diterapkan)

Advantage of FWD :

Dapat memberikan ide menyeluruh mengenai pavement performance melalui pengukuran lendutan, dan memberikan nilai layer modulus struktur pekerasan

Dapat melakukan pengukuran secara cepat, dengan ketelitian yang cukup tinggi, dan alat dapat dioperasikan secara relatif mudah

Beban pelat dan tinggi jatuh beban dapat diatur, sehingga menyamai intensitas beban yang diinginkan, baik beban kendaraan ataupun beban roda pesawat

 

_@alisunandar_

One thought on “Falling Weight Deflectometer (FWD)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s