Mu-meter


Okey, saya akan bahas lagi alat untuk memantau kualitas jalan ! semoga aja dipraktekin yah buat yang berkepentingan terhadap pengelola jalan di seantero tanah air lalu diperbaiki jalan nya, pelihara lah seperti merawat dirimu pak!  jangan ada korban jiwa lagi akibat rusaknya jalan ^_^

Alat Mu-Meter digunakan dalam pelaksanaan pengukuran kekesatan permukaan jalan beraspal atau perkerasan beton semen dalam keadaan basah, dengan tujuan memperoleh besaran (angka) kekesatan.

Kekesatan adalah koefisien gesekan antara permukaan perkerasan yang basah dan permukaan ban kendaraan penguji yang sedang bergerak pada kecepatan dan sudut arah gerakan tertentu.  Alatnya terdiri atas dua roda penguji dan dapat berputar  bebas, yang dibebani dengan beban statis. Pencatat dalam alat ini merekam grafik kekesatan yang menerus untuk seluruh panjang permukaan yang diuji, dan pada segmen tertentu mungkin diperoleh grafik yang merata. Sistem peralatan harus dapat dioperasikan pada temperatur  ambient  antara 4 derajat hingga 38 derajat.

 

              Detail Peralatan pada Mu-meter sebagai berikut :

  • Kendaraan penarik (tow vehicle) ; Kendaraan penarik harus mampu menarik alat Mu-meter pada kecepatan sampai 65 km/ jam dengan toleransi ± 0,8 km/ jam.
  • Batang penarik ; Untuk Mu-meter dengan batang penarik yang tidak dapat diatur, kendaraan harus memiliki sebuah batang penarik terpusat setinggi (457 ± 13) mm dari permukaan, Untuk Mu-meter yang batang penariknya dapat diatur, harus ditempatkan setinggi (305 ±13) mm dari permukaan
  • Trailer Konfigurasi;  trailer untuk pengujian, dengan dua roda penguji yang masing-masing dipasang dengan sudut (7,50˚ ± 0,75˚) ke arah luar dari garis tengah Mu-meter
  • Sel Beban; Sel beban harus dipasang pada posisi angka kekuatan atau gaya tarik sebesar 2225 N setara dengan kekuatan atau gaya gesek samping yang ditimbulkan oleh roda ban dan perkerasan sebesar 100 MuN.
  • Beban Roda;  Peralatan harus memiliki beban vertikal statis ketika peralatan bekerja dengan tekanan ban yang memadai. Setiap roda penguji mempunyai beban roda sebesar (761 ± 9) N. Roda belakang 525 N sampai 614
  • Ban; Tekanan ban pada kedua ban penguji harus (69 ± 3) kPa diukur pada  temperatur ambient
  • Pencatat; Pencatat dalam kotak pencatat (lihat Gambar 4) harus menunjukkan angka gaya tarik beban sel dari 0 N sampai 2225 N secara linier pada grafik dari 0 sampai 100 MuN, dan lanjut grafiknya harus linier dengan jarak.

           

             Ringkasan Cara Kerja :

  • Alat Mu-meter terdiri atas sebuah trailer seperti diperlihatkan pada Gambar, ditarik oleh sebuah kendaraan penarik atau digabungkan ke dalam kendaraan.
  • Ban penguji yang terpasang pada alat Mu-meter diletakkan dalam posisi uji. Alat Mu-meter dioperasikan pada kecepatan tertentu . Air disiramkan ke atas permukaan yang ada di depan ban kendaraan penguji  pada  awal  permukaan perkerasan yang sudah ditandai. Gesekan menyamping atau gaya friksi antara ban penguji dengan permukaan perkerasan dicatat pada sebuah kertas grafik. Kecepatan kendaraan penguji dicatat dengan bantuan instrumen yang terdapat dalam alat tersebut.
  • Kekesatan ditentukan berdasarkan analisis data rekaman yang ada pada kertas grafik dalam kotak pencatat dan dilaporkan sebagai nilai Mu-Number (MuN).

 

_@alisunandar_

One thought on “Mu-meter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s