Galau Jodoh


Beberapa hari lalu sahabat saya yang baru berhijab (tambah cantiknya,hehe) sms saya disaat saya lagi dipedalaman suatu daerah. permasalahannya adalah sepasang yang telah menjalin hubungan lumayan serius tapi oneday sang lelaki sekarang bekerja jauh disuatu proyek pertambangan dan sudah berubah banyak sifatnya. Disini tidak semua ditampilkan, hanya beberapa segmen saja yang semoga dapat bermanfaat bagi kita.

Dia : ” Mas Ali, I need someone to talk to, Do you have time?”

Saya : “Iya mba, aku punya banyak waktu untukmu ko, tapi saat ini lagi di pedalaman sinyal sering SOS nanti kalau sudah dikota aku kabari ya”

Setelah malam hari mendapat sinyal, saya segera memberi tau, dan langsung tiga sms berdatangan secara cepat dengan pertanyaan-pertanyaan nan ajaib !! ..

  1. Dia : “Mas Ali jodoh itu ga akan kemana kan ya mas ali? mau dipisah sejauh apapun sampai kemanapun, kalau jodoh nanti Allah pasti nyatuin lagi kan ya? Trus mau sedekat apapun kalo ga jodoh pasti ga akan disatuin kan ya mas ali?”
  2. Dia : “Trus, bagaimana dengan yang bercerai malah pas nikah yang keduanya malah langgeng? Bearti jodohnya yang kedua ya?”
  3. Dia : “Tapi sebenernya aku lebih pengen kalo jodoh di tangan Allah, jadi ga perlu ada yang dikhawatirkan … cuma bingung, ko malah ada yang single seumur hidup..”

Saya : “Gini mba, banyak sekali definisi/pemikiran tentang jodoh. Jodoh itu urusan Allah, jangan diusik-usik. Urusan kamu hanya dua, lakukan perintahNya dan jauhkan laranganNya. Insya Allah nanti Allah lewat konspirasiNya didunia bakal mengatur menemukan jodohmu, entah melalui halangan liku, jalan lurus, atau malah memang lebih baik (lebih baik menurut Alllah) sendiri selama hidup dikarenakan berbagai faktor karena semuanya yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah baik. Yah itu dia sederhananya kamu urus dulu dua hal diatas ajah cukup, dua hal itu kan penjabarannya banyak (dipelajari lagi maksud urus dua hal itu), simplenya gitu kalo kata aku”

Dia : ” Aduh jangan single seumur hidup dong, hehe . Bearti emang jodoh di tangan Allah ya.. tenang deh.. tapi proses kayak gini yang makan ati juga mas ali.. hahaha”

Selanjutnya diskusi via sms berjalan dengan penuh pertanyaan dan jawaban ajaib dengan lebih spesifik yang membuat kita semakin memahami sesuatu hal mengenai galau jodoh .

Saya : “Berfikir semampu mu aja jangan kaya filsuf, jangan banyak kemungkinan2 ini itu. Kamu jangan merasa tau segalanya tentang dia , kamu bukan bayangannya yang 24jam menemani. Analoginya tes toefl dan psikotest itu harus di update, Kenapa? karena kita pun berubah tanpa disadari dalam kurun waktu tertentu sehingga ga heran kalau ada perubahan “

Namanya juga lagi galau, jadi memang susah untuk moving on dan itu dimaklumi dan lumrah bagi kita semua, karena itu kita butuh teman yang pas untuk berbagi. Berbagi itu bukan hanya kesenangan tapi kesedihan juga. Selanjutnya kenangan akan pasangannya adalah obrolan menarik, menarik untuk dibahas.

Saya : ” Tau ga, kata yang tersirat dari kamu adalah “dulu”. Kamu membandingkan dengan waktu itu, saat itu, dulu itu,dll . Padahal kamu hidup sekarang hari ini, dia juga hidup hari ini. Pertimbangkan itu ya. Aku ga menyuruh kamu ambil keputusan apapun, tapi hanya memberi optional pilihan, Pilihan yang kamu ambil masing2 ada konsekuensinya. Ga selalu keinginan kita sesuai takdir. Kalo kamu siap menyayangi seseorang kamu harus juga siap kehilangannya, apapun siapapun kapanpun dan dengan sebab apapun. Itupun berlaku ke orang tua mu”

Diskusi via sms ini berakhir saat saya sudah cukup lelah ditengah malam,  Intisarinya adalah saya ingin membagi diskusi ini sama orang yang mengalami hal serupa supaya menambah khazanah pemikiran kita termasuk saya yang juga labil butuh reminder juga ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s