Penghematan BBM ?


Setelah diundurnya kenaikan harga bahan minyak lalu langkah pendek yang diprogramkan adalah penghematan. Yes penghematan, lalu adakah mereka yang telah demonstrasi dan menolak (termasuk saya) melakukan penghematan penggunaan BBM ? Tau ga sih mereka bahwa cadangan terbukti minyak negara kita tinggal 12 tahun? dengan asumsi produksi 900jt-an barel perhari? Ngeri ga sih dengernya? Lalu kalau impor nantinya lebih dari 50% terus negara hanya ngurusin BBM untuk sulam tambal anggaran?

Guys, setiap pilihan ada konsekuensinya. Kalau menolak ataupun nantinya naik harga premium (pengurangan subsidi) harus penghematan lah jalan tercepatnya. Penghematan itu dari apa sih? mengurangi penggunaan listrik tak terpakai? mengurangi produktivitas? jangan beraktivitas malam hari? Lebih dari itu saya pikir !

Saya punya seorang sahabat lelaki dari universitas dan jurusan bergengsi yang tampangnya charming bin ganteng (geer lo!) yang mungkin secara tidak langsung dia telah dari dulu membantu program pemerintah dalam penghematan bbm.Saya telah kenal dia sejak lima tahun lalu, dulu sering saling bertukar cerita tapi sekarang tidak mungkin karena kesibukan dia. Secara personal saya tau dia seorang yang perfeksionis, disiplin, gigih, penuh ide, teman berdebat bidang ekonomi (right? haha) dsb. Dan yang paling saya kagum adalah dalam beraktifitas sehari-hari dia menggunakan transportasi umum dengan keruwetan jadwal dari pagi sampai malam padahal dia pernah memenangi acara abang-none suatu program juga lho. At least untuk motor mah dia lebih dari mampu tapi dia memilih transportasi publik, saya pun kadang melihat komentar dia ttg transportasi publik. Ya, entah itu bus, angkot, busway, patas, ojek, dan jalan kaki. Saya pun tau jadwal dia super sibuk (iya gak? xp). Lo itu menginspirasi tau lewat down to earth lo itu ! (super geer)!

Ya, memang transportasi publik disini banyak kurangnya tapi bukan berarti lantas itu menjadi alasan, tetap berkomentar membangun dan juga tetap memakai, jangan tong kosong nyaring bunyi nya. Saya pun pribadi jika lebih mudah ditempuh dengan kereta / busway atau angkot dari rumah saya memilih itu dan itu sudah saya laksanakan. misal saya ke daerah pusat / utara saya menitipkan motor di parkiran mall lalu ke halte busway dekat mall itu, lalu berangkat deh. Ya tau  busway pun penuh sesak, nunggu lama dsb. sama kok ngerasain juga ataupun saya jalan ke depan lalu naik angkot ke stasiun atau koridor busway lainnya, semua fleksible tergantung situasi.

Untuk kamu yang sering menggunakan kendaraan pribadi (baca lebih ke : mobil) apalagi sendiri bawa nya, ya gunain pertamax ya.. bikin awet mesin juga..  atau kalau masih pakai premium ya dikurangin ya.. lalu aktivitas sebagian menggunakan tranportasi publik, selain bantu mengurangi subsidi juga mengurangi kemacetan dan pasti kurangi polusi. Multi effect kan?🙂 ga harus berubah total atau seperti di dogma, tapi kuatkan selip pilihan kemungkinan menggunakan transportasi publik di keseharian kita. Yuk budayakan🙂 semoga pemerintah di daerah masing-masing terus perbaiki transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau dan saling terkoneksi dengan baik

-ali sunandar-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s