Tollroad service transaction (pelayanan transaksi jalan tol)


Pengoperasian jalan tol adalah kombinasi kegiatan Layanan Publik dan Layanan Bisnis, berupa penyediaan layanan penggunaan jalan tol seperti Pelayanan Konstruksi, Pelayanan Lalu lintas, Pelayanan Transaksi dengan menggunakan kaidah manajemen operasi.

Kali ini saya lebih membahas ke pelayanan transaksi di jalan tol, karena sedang hangat-hangatnya menjadi sorotan publik atas kemacetan disebabkan pelayanan transaksi kurang prima. Lokasi yang menjadi topik kali ini adalah Cabang CTC (Cawang-Tomang-Cengkareng). Sebagai ilustrasi pendahuluan :

Kantor Cabang Cawang Tomang Cengkareng (CTC) mengoperasikan Jalan tol dalam kota (inner ring road) dan Jalan Tol Prof.DR.Ir. Sedyatmo (Tol Bandara). Ruas CTC yang dioperasikan secara bersama oleh PT. Jasamarga & PT. Citra Marga Nusaphala Persada. ( CMNP ). Jalan Tol CTC merupakan Jalan tol yang menghubungkan daerah pusat bisnis kota Jakarta (seperti Kuningan, Semanggi, Rasuna Said, Slipi) dan bandar udara yang terletak dicengkareng serta pusat-pusat kegiatan lainnnya sehingga kemacetan sering terjadi terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.Jalan tol CTC terkoneksi dengan:

  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek
  • Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi
  • Jalan Tol Jakarta-Tangerang
  • Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road

Dalam kaitannya dengan pelayanan transaksi maka aktivitas pelayanan transaksi harus Cepat, Mudah dan Sederhana. Sementara itu hasil transaksi yang merupakan pendapatan bagi perusahaan harus zero loss ,aman serta efesien.

Secara umum aktivitas pada pengumpulan tol dapat dibagi menjadi

  1. Kegiatan awal tugas
  2. Kegiatan pelaksanaan tugas
  3. Kegiatan Akhir tugas

Waktu pelayanan untuk T2 ( ISO ) berdasarkan standar minimal pelayanan Jasa Marga adalah sebesar 6 detik (CTC) untuk gardu dengan tipe transaksi terbuka, 6 detik untuk gardu masuk dengan tipe transaksi tertutup, 10 detik untuk gardu keluar dengan tipe transaksi tertutup.Dari hasil pengamatan dan  pengukuran dilapangan Jasa Marga telah memenuhi janji kepada konsumen pemakai jalan dengan tolak ukur ISO tersebut di Gerbang Cililitan, Gerbang Cibubur1, Gerbang Cibubur Utama, dan Gerbang Cimanggis Utama.

Kapasitas gerbang tol sangat dipengaruhi waktu pelayanan gardu  (T total) yang tergantung pada tipe transaksi (sistem terbuka/sistem tertutup), cara transaksi(tunai/non-tunai), jenis kendaraan,dll. Target Kapasitas Berdasarkan SPM secara umum tidak dipenuhi Jasa Marga pada Gerbang yang kami amati. Tidak tercapainya target SPM dikarenakan :

  1. Pengemudi melakukan transaksi dengan uang nominal besar
  2. Pengguna jalan yang bertanya kepada petugas gardu tol.
  3. Kendaraan Berat seperti golongan III, IV dan V memerlukan waktu manuve yang lebih.
  4. Kendaraan mogok digardu tol.
  5. Supir taksi menunggu uang pembayaran tol dari penumpang.
  6. Teknologi Peralatan Tol yang berubah membutuhkan waktu adaptasi dari pengguna jalan.
  7. Bentuk Konstruksi Gerbang.

Dari hasil analisa pada Gerbang Tol Cililitan maka didapatkan bahwa kapasitas gardu GTO  19% dari kapasitas gardu yang melayani semua golongan (gardu mix). Secara umum untuk waktu pelayanan pada gardu tol system terbuka lebih cepat dari gardu keluar tol system tertutup.

Kapasitas Pelayanan Gerbang Tol dapat ditingkatkan dengan cara:

Penambahan Jumlah Titik Transaksi :

  1. Pelebaran gerbang tol
  2. Pembangunan gerbang satelit
  3. Implementasi Gardu Tandem
  4. Implementasi Sistem Jemput Kendaraan/Mobile Transaction

Peningkatan Kapasitas Titik Transaksi :

  1. Implementasi Gardu Tanpa Uang Kembalian (GTUK)
  2. Implementasi Sistem Langganan Tol (KLT)
  3. Penggunaan Teknologi Peralatan tol (ETC) yang lebif efektif dan efisien.
  4. Perluasaan titik transaksi dan Sosialisasi Lebih Lanjut Penggunaan E-Toll Card
  5. Penerapan E-Toll Pass untuk jangka panjang sebagai bagian inovasi dalam layanan transaksi.

@alisunandar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s