Yudisium Cumlaude


Pertama kali mengetahui memperoleh predikat yudisium cumlaude, saya merasa itu predikat sesuatu yang biasa atau mungkin karena passion sudah bukan tentang kuliah lagi di akhir-akhir semester. Mau cumlaude atau enggak ya nothing to lose aja, toh sama aja, toh hanya selembar kertas ucapan.

Kalau di flashback lagi 4tahun lalu awal “terjerumus” di dunia teknik sipil ini target hanya lulus dan GPA 3,00. udah itu aja sederhana. Setelah pada awal-awal semester akselerasi ke-kagetan dengan dunia teknik cukup mulus, target saya naik ya at least GPA itu 3.30. Dan ternyata Allah begitu baik mempermudahkan saya dengan segala campur tangan-Dia (walaupun sempat jatuh juga di beberapa semester). Target pun naik jadi.. more than 3.50 alias cumlaude.

Dan berkah itu terus menerus menghampiri saya sampai  diganjar  IP 4,00 di semester 8.

Dan lalu berkah itu muncul lagi bahwa GPA saya 3.59 di finish kelulusan yang artinya predikat yudisium cumlaude secara de jure melekat di saya.

Dan lalu berkah itu muncul lagi bahwa saya urutan pertama memasuki ruangan saat wisuda yang menjadikan saya memiliki GPA tertinggi di jurusan, dan bertempat duduk paling depan dan tepat tangga menuju podium, benar-benar lurus dari rektor saat itu.

Banyak yang tanya, lo pinter ya? lo cerdas ya? sampe yang sinis : lo nyontek nya? . Disini saya mau jawab bahwa saya biasa aja, ga pinter ga cerdas, dsb. Tapi setidaknya saya punya konsep dalam melangkah ditambah networking dan kekuatan lain yang datangnya dari Allah. Itu aja. Simple? ya emang se simple itu, ada bumbu low profile dan warm-person pastinya. Jangan deh jadi orang cuma yang ada maunya doang mendekat, terutama buat junior tuh ya. Dan inget ketika banyak yang memandang remeh lo, menyangsingkan lo, mengkucilkan lo, santay aja. Jawab semua dengan tindakan, lakukan aja apa yang lo bisa, jawablah secara ringkas pandangan-pandangan itu dengan hasil bukan dengan debat kusir.

and now saya ucapkan selamat datang kedunia bekerja – working world, ya memang cumlaude itu ga berarti. Banyak orang yang mengejar itu tapi just academic letter, seriously

“Your High GPA only give u an interview but after that your communication skill, Leadership nd systematically thinking determine ur success”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s